• 0878-2366-6969
  • agengardaoto@gmail.com

Tag Archive agen garda oto

Asuransi Astra Borong 2 Penghargaan di Markplus Conference 2019

Warta Ekonomi.co.id, Jakarta

Asuransi Astra (JK:ASII) sukses memborong dua perghargaan dalam ajang Markplus Conference 2019 yang bertema Political Year: Battle for Growth di Ballroom The Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (6/12/2018).

perawatan-AC-agar-tetap-dingin

8 Tips Perawatan AC Mobil Agar Tetap DIngin

perawatan-AC-agar-tetap-dingin

perawatan-AC-agar-tetap-dingin

Garda Oto | Salah satu fitur andalan pada sebuah mobil ialah penyejuk udara alias air conditioner (AC). Fitur ini biasanya selalu digunakan para pemilik mobil demi kenyamanan berkendara. Karena sering dipergunakan, sudah selayaknya perangkat ini dirawat dengan baik agar bekerja maksimal dan komponennya lebih awet. Perawatan intensif dan pengecekan rutin terhadap AC sebaiknya Anda lakukan di bengkel.

Tidak sedikit orang yang merasa AC mobil mereka bermasalah. Contohnya saja adalah AC yang mengeluarkan bau apek atau kurang sedap dan yang paling sering adalah AC yang kurang dingin. Masalah-masalah tersebut tentu akan cukup mengganggu. Apalagi jika kondisi cuaca yang memaksa kita butuh akan AC mobil yang baik.

Berikut tips cara merawat AC mobil agar tetap dingin :

  1. Jaga kebersihan karpet atau lantai mobil. Kebersihan lantai mobil menjadikan udara di dalam kabin mobil juga ikut bersih. Dengan demikian, filter AC tidak bekerja terlalu keras untuk menyaring debu dan kotoran, dan juga tidak cepat kotor.
  1. Saat mencuci mobil, buka kap mesinnya dan semprotkan air yang kencang pada bagian Condensor AC (yang bentuknya mirip radiator dan biasanya terletak didepan radiator) kotoran atau debu yang menempel bila dibiarkan akan mengeras bisa mengakibatkan korosi atau keropos sehingga menjadi bocor pada bagian kondensor.
  1. Memilih tempat parkir yang teduh jika parkir kendaraan dalam waktu yang cukup lama, Karena kalau di tempat panas biasanya pas pengemudi masuk, ruang dalam cukup panas dan mengakibatkan membutuhkan proses pendinginan yang lama. Selain itu beban pendinginan saat mobil berjalan pun ikut tinggi.
  1. Ketika menempuh perjalanan jauh, matikan AC beberapa saat, lalu hidupkan kembali. Tujuannya untuk mengistirahatkan AC agar tidak terus-menerus mendinginkan kabin mobil, dan menghindari pembekuan pada saluran AC.
  1. Selalu memastikan extrafan kipas yang berada didepan condensor selalu hidup ketika AC dalam kondisi hidup. Extrafan yang mati dalam kondisi AC hidup dapat beresiko merusak kompresor atau bahkan mengakibatkan selang kompresor meledak.
  1. Jangan merokok di dalam mobil karena asapnya bisa mengotori Evaporator nikotinnya yang lengket dan berlendir serta menimbulkan bau tak sedap dan susah hilang.
  1. Pastikan AC dalam kondisi mati ketika anda menghidupkan mesin mobil. Hal ini berlaku sebaliknya, matikan AC sebelum mesin mobil dimatikan.
  1. Selalu melakukan perawatan AC secara rutin untuk memeriksa semua kondisi komponen AC. Mulai dari Compresor, Receiver Dyer, Condensor, Evaporator hingga Freon.

Demikianlah tips cara merawat AC mobil agar AC selalu dalam kondisi baik. Perawatan secara berkala pada AC mobil dapat memberikan manfaat AC mobil lebih tahan lama juga membuat udara yang keluar dari AC akan lebih dingin, segar dan beraroma sehat.

sumber : asuransiastra.com

power-steering

5 Tips Merawat Power Steering

power-steering

power-steering

Garda Oto | Power steering merupakan salah satu komponen yang amat penting sekali untuk mobil-mobil keluaran terbaru. Tak dipungkiri, bahwa selain memberikan kenyamanan pengguna pada saat mengemudi komponen ini juga memberikan kemanan dalam perjalanan. Saking pentingnya tentu saja kita tidak bisa membayangkan, apa jadinya jika power steering rusak? Bencana besar bisa terjadi bahkan mengancam nyawa bagi semua penumpang yang ada.

Namun sebagai pengemudi tidak perlu khawatir karena disini akan kami bagikan beberapa tips atau cara merawat power steering agar bisa lebih awet dalam pemakaian. Dan berikut ini adalah beberapa cara merawat power steering yang benar.

  1. Hindarilah jalan yang rusak atau berlubang

Ketika mengemudikan mobil yang sudah memiliki fitur power steering maka sebisa mungkin hindarilah jalan yang rusak ataupun jalan berlubang. Namun, jika memang terpaksa tidak ada jalan lain kecuali harus melewati jalan yang rusak maka usahakan melewatinya dengan cara perlahan.

Power steering memang sangat cepat rusak apalagi ketika mobil digunakan dengan cara ugal-ugalan. Terjadinya guncangan yang keras serta hentakan yang keras pula pada as steering bisa dengan mudah merusak komponen yang satu ini. Maka dari itu jika Anda mengendarai mobil selalu perhatikan jalan dengan benar dan jangan sampai ugal-ugalan karena disamping bisa menghindari kecelakaan juga akan membuat awet power steering pada mobilyang Anda miliki.

  1. Hindarilah banjir

Melewati jalanan yang sedang banjir juga bisa membuat power steering cepat rusak dan mungkin bukan hanya power steering melainkan komponen-komponen lainnya kemungkinan besar juga akan mengalami kerusakan apabila melewati banjir yang cukup tinggi. Namun dalam hal ini power steering bisa menjadi sasaran paling utama terlebih lagi mobil hybrid atau mobil dengan sistem listrik yang mana power steering dipasangkan tepat di as setir yang sejajar dengan as roda. Secara otomatis banjir akan sangat mudah sekali merendam komponen ini. Tentu saja jika komponen kelistrikan ini sampai basah dan rusak maka mau tidak mau harus diganti karena tidak dapat diperbaiki.

  1. Selalu ingat usia pemakaian power steering

Perangkat elektronik yang satu ini memiliki batas usia sekitar lima tahunan. Jadi, apabila sudah sampai pada usia tersebut maka sudah waktunya untuk segera diganti. Jangan sampai menunda atau menunggu hingga rusak dulu baru kemudian diganti. Sebab hal seperti itu akan berakibat bagi keselamatan Anda dan juga penumpang yang Anda bawa.

  1. Pemakaian jangan melebihi 100.000 Km

Pemakaian mobil yang sudah mencapai jarak tempuh sekitar 100.000 Km kemungkinan bisa berpengaruh besar bagi power steering, apalagi mobil tersebut digunakan dengan cara ugal-ugalan saat dijalanan ditambah lagi jalan yang dilaluinya sudah rusak maupun berlubang seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. Pemakaian wajar 100.000 Km hendaknya power steering sudah diganti atau karena nyetirnya sering ugal-ugalan kemungkinan sebelum mencapai 100.000 Km power steering sudah rusak dan harus segera diganti.

  1. Hindari ban berbelok saat parkir

Kemungkinan ini yang paling sering terjadi. Kebanyakan orang saat memarkirkan mobil sering kali meninggalkannya dalam kedaan ban yang berbelok atau tidak lurus. Jika hal seperti ini dilakukan secara terus menerus maka akan mengakibatkan komponen seperti power steering dan ball joint memiliki umur yang lebih pendek atau cepat rusak.

Jadi supaya power steering tidak cepat rusak maka ketika parkir jangan pernah meninggalkan mobil dalam keadaan berbelok.

Itulah beberapa tips sederhana cara merawat power steering yang benar agar power steering menjadi lebih awet dan tidak cepat rusak. Sekian semoga bermanfaat.

sumber : asuransiastra.com

Halo! Klik CS dibawah untuk melakukan chat via WhatsApp.

Support Online